««•»»
Surah Al Buruuj 8
وَما نَقَموا مِنهُم إِلّا أَن يُؤمِنوا بِاللَّهِ العَزيزِ الحَميدِ
««•»»
wamaa naqamuu minhum illaa an yu/minuu biallaahi al'aziizi alhamiidi
««•»»
Dan mereka tidak menyiksa orang-orang mu'min itu melainkan karena orang-orang mu'min itu beriman kepada Allah Yang Maha Perkasa lagi Maha Terpuji,
««•»»
They were vindictive towards them only because they had faith in Allah, the All-mighty, the All-laudable,
««•»»
Dalam ayat-ayat ini Allah menerangkan bahwa Dia telah membinasakan Najran sebuah kota di Yaman karena penduduknya telah menyiksa dan membunuh orang-orang mukmin yang meninggalkan agama pembesar-pembesar negeri itu, yaitu agama Yahudi dan memeluk agama yang dibawa oleh Nabi Isa a.s dengan memasukkan mereka ke dalam parit-parit yang telah mereka gali dan diberi api yang menyala-nyala. Orang-orang kafir negeri itu duduk sekitar parit-parit itu menyaksikan siksaan dan kekejaman, yang tidak berperikemanusian itu.
Siksaan dan kekejaman itu sebenarnya tidak patut mereka lakukan sebab orang-orang itu tidak mempunyai kesalahan yang besar. Mereka menyiksa itu hanya karena orang-orang mukmin itu beriman kepada Allah Yang Maha Perkasa lagi Maha Terpuji, yang mempunyai kerajaan langit dan bumi serta berkuasa atas semua yang ada pada keduanya dan sungguh tidak ada jalan bagi orang yang zalim itu untuk lari dari kekuasaan-Nya.
Bagi orang-orang mukmin siksaan dan pembunuhan ini hanyalah merupakan cobaan dan ujian yang akan membawa mereka kepada kebahagiaan abadi apabila mereka tetap sabar dengan tetap beriman kepada Allah SWT.
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»
TAFSIR AL AZHAR
OLEH BUYA HAMKA
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»
CERITERA DAN PERISTIWA
Dengan urutan ayat ini dapatlah kita fahamkan bahwasanya pernah terjadi orang menggali lobang yang dalam untuk dilemparkan ke dalamnya orang-orang yang dipaksa meninggalkan keyakinan dan imannya kepada Allah Yang Maha Esa. Orang-orang yang beriman itu tidak mau berganjak dari pendiriannya, sehingga pihak yang berkuasa menggali lobang untuk memasukkan mereka ke dalam, dan setelah mereka berada di dalamnya dinyalakanlah api, dan orang-orang yang membakar itu duduk di keliling lobang itu menyaksikan orang-orang beriman itu jadi abu.
“Dan tidaklah mereka berlaku kejam kepada orang-orang itu, melainkan karena orang-orang itu percaya kepada Allah.” (pangkal ayat 8). Kesalahan orang-orang yang digalikan lobang lalu dibakar itu hanya itulah; mereka percaya kepada Allah, mereka tidak mau menukar kepercayaan itu dengan yang lain. Baik terhadap atas adanya Allah itu, ataupun terhadap perintah dan larangan Allah. Tidak ada perintah lain yang mereka junjung tinggi melainkan perintah Allah. Tidak ada peraturan manusia yang mereka hormati sama dengan penghormatan kepada peraturan Allah: “Yang Maha Gagah Perkasa, Yang Maha Terpuji.” (ujung ayat 8).
Ajaran Tauhid menyebabkan keyakinan kepada Allah itu tidak dapat berbelah bagi. Manusia beriman tidak akan tunduk kepada sesama manusia sama dengan ketundukan kepada Allah. Dengan keyakinan Tauhid manusia sampai kepada kesimpulan bahwa yang gagah perkasa itu hanya Allah; adapun manusia itu tidaklah gagah perkasa. Manusia tidak sanggup melawan penyakit, melawan tua dan melawan maut. Allah itu Maha Terpuji, karena hanya Dia sajalah yang sebenar berjasa atas alam ini dan tidak pernah bersalah. Mutlak Dia dalam kepujian-Nya.
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»
TAFSIR JALALAIN
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»
(Dan mereka tidak menyiksa orang-orang mukmin itu melainkan karena orang-orang mukmin itu beriman kepada Allah Yang Maha Perkasa) di dalam kerajaan-Nya. (lagi Maha Terpuji) lafal Al-Hamiid bermakna Al-Mahmuud, artinya Maha Terpuji.
««•»»
And all that they were vindicative towards them of was that they believed in God, the Mighty, in His kingdom, the Praised,
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»
•[AYAT 7]•[AYAT 9]•
•[KEMBALI]•
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»
8of22
Sumber: Yayasan Indonesia Membaca http://www.indonesiamembaca.net
http://www.al-quran-al-kareem.com/id/terjemahan/Tafsir-Jalalayn-indonesian
http://www.altafsir.com/Tafasir.asp?tMadhNo=0&tTafsirNo=74&tSoraNo=85&tAyahNo=8&tDisplay=yes&UserProfile=0&LanguageId=2
http://al-quran.info/#85:8
Surah Al Buruuj 8
وَما نَقَموا مِنهُم إِلّا أَن يُؤمِنوا بِاللَّهِ العَزيزِ الحَميدِ
««•»»
wamaa naqamuu minhum illaa an yu/minuu biallaahi al'aziizi alhamiidi
««•»»
Dan mereka tidak menyiksa orang-orang mu'min itu melainkan karena orang-orang mu'min itu beriman kepada Allah Yang Maha Perkasa lagi Maha Terpuji,
««•»»
They were vindictive towards them only because they had faith in Allah, the All-mighty, the All-laudable,
««•»»
Dalam ayat-ayat ini Allah menerangkan bahwa Dia telah membinasakan Najran sebuah kota di Yaman karena penduduknya telah menyiksa dan membunuh orang-orang mukmin yang meninggalkan agama pembesar-pembesar negeri itu, yaitu agama Yahudi dan memeluk agama yang dibawa oleh Nabi Isa a.s dengan memasukkan mereka ke dalam parit-parit yang telah mereka gali dan diberi api yang menyala-nyala. Orang-orang kafir negeri itu duduk sekitar parit-parit itu menyaksikan siksaan dan kekejaman, yang tidak berperikemanusian itu.
Siksaan dan kekejaman itu sebenarnya tidak patut mereka lakukan sebab orang-orang itu tidak mempunyai kesalahan yang besar. Mereka menyiksa itu hanya karena orang-orang mukmin itu beriman kepada Allah Yang Maha Perkasa lagi Maha Terpuji, yang mempunyai kerajaan langit dan bumi serta berkuasa atas semua yang ada pada keduanya dan sungguh tidak ada jalan bagi orang yang zalim itu untuk lari dari kekuasaan-Nya.
Bagi orang-orang mukmin siksaan dan pembunuhan ini hanyalah merupakan cobaan dan ujian yang akan membawa mereka kepada kebahagiaan abadi apabila mereka tetap sabar dengan tetap beriman kepada Allah SWT.
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»
TAFSIR AL AZHAR
OLEH BUYA HAMKA
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»
CERITERA DAN PERISTIWA
Dengan urutan ayat ini dapatlah kita fahamkan bahwasanya pernah terjadi orang menggali lobang yang dalam untuk dilemparkan ke dalamnya orang-orang yang dipaksa meninggalkan keyakinan dan imannya kepada Allah Yang Maha Esa. Orang-orang yang beriman itu tidak mau berganjak dari pendiriannya, sehingga pihak yang berkuasa menggali lobang untuk memasukkan mereka ke dalam, dan setelah mereka berada di dalamnya dinyalakanlah api, dan orang-orang yang membakar itu duduk di keliling lobang itu menyaksikan orang-orang beriman itu jadi abu.
“Dan tidaklah mereka berlaku kejam kepada orang-orang itu, melainkan karena orang-orang itu percaya kepada Allah.” (pangkal ayat 8). Kesalahan orang-orang yang digalikan lobang lalu dibakar itu hanya itulah; mereka percaya kepada Allah, mereka tidak mau menukar kepercayaan itu dengan yang lain. Baik terhadap atas adanya Allah itu, ataupun terhadap perintah dan larangan Allah. Tidak ada perintah lain yang mereka junjung tinggi melainkan perintah Allah. Tidak ada peraturan manusia yang mereka hormati sama dengan penghormatan kepada peraturan Allah: “Yang Maha Gagah Perkasa, Yang Maha Terpuji.” (ujung ayat 8).
Ajaran Tauhid menyebabkan keyakinan kepada Allah itu tidak dapat berbelah bagi. Manusia beriman tidak akan tunduk kepada sesama manusia sama dengan ketundukan kepada Allah. Dengan keyakinan Tauhid manusia sampai kepada kesimpulan bahwa yang gagah perkasa itu hanya Allah; adapun manusia itu tidaklah gagah perkasa. Manusia tidak sanggup melawan penyakit, melawan tua dan melawan maut. Allah itu Maha Terpuji, karena hanya Dia sajalah yang sebenar berjasa atas alam ini dan tidak pernah bersalah. Mutlak Dia dalam kepujian-Nya.
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»
TAFSIR JALALAIN
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»
(Dan mereka tidak menyiksa orang-orang mukmin itu melainkan karena orang-orang mukmin itu beriman kepada Allah Yang Maha Perkasa) di dalam kerajaan-Nya. (lagi Maha Terpuji) lafal Al-Hamiid bermakna Al-Mahmuud, artinya Maha Terpuji.
««•»»
And all that they were vindicative towards them of was that they believed in God, the Mighty, in His kingdom, the Praised,
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»
•[AYAT 7]•[AYAT 9]•
•[KEMBALI]•
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»
8of22
Sumber: Yayasan Indonesia Membaca http://www.indonesiamembaca.net
http://www.al-quran-al-kareem.com/id/terjemahan/Tafsir-Jalalayn-indonesian
http://www.altafsir.com/Tafasir.asp?tMadhNo=0&tTafsirNo=74&tSoraNo=85&tAyahNo=8&tDisplay=yes&UserProfile=0&LanguageId=2
http://al-quran.info/#85:8



