Senin, 31 Agustus 2015

[085] Al Buruuj Ayat 001

««•»»
بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ
««•»»
bismi allaahi alrrahmaani alrrahiimi
««•»»
Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang.

««•»»
In the Name of Allah, the All-beneficent, the All-merciful.

««•»»

Surah Al Buruuj 1

وَالسَّمَاءِ ذَاتِ الْبُرُوجِ
««•»»
waalssamaa-i dzaati alburuuji
««•»»
Demi langit yang mempunyai gugusan bintang,
««•»»
By the sky with its houses,
««•»»

Dalam ayat ini Allah bersumpah dengan langit yang mempunyai gugusan bintang-bintang yang luar biasa besarnya dan tak terhitung bintang-bintang di dalamnya.

Sebagian dari padanya sangat jauh jaraknya dari bumi ini sehingga cahayanya dalam perhitungan yang biasa baru sampai kepada kita setelah beribu-ribu tahun lamanya bahkan ada pula yang setelah bermilyun-milyun tahun.

Allah SWT bersumpah dengan gugusan bintang karena mempunyai keanehan yang luar biasa dan mengandung hikmat-hikmat yang besar dan banyak yang sangat berguna bagi manusia dalam kehidupannya.

Keanehan-keanehan dan hikmah-hikmah menunjukkan kepada kita tentang kebesaran penciptanya yang Maha Kuasa dan Maha Tinggi ilmu-Nya serta Maha Bijaksana.

««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»
TAFSIR AL AZHAR
OLEH BUYA HAMKA

««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»

CERITERA DAN PERISTIWA
Tuhan Allah memulai lagi suatu hal yang hendak dititahkannya dengan memakai sumpah. Allah bersumpah: “Demi langit yang mempunyai bintang-bintang.”
Artinya, perhatikanlah olehmu langit yang mempunyai bintang-bintang itu, alangkah besar, alangkah luas dan alangkah jauh, entah di mana batasnya. Di sana terdapat bintang-bintang berjuta-juta banyaknya. Di antara bintang-bintang yang banyak itu ada yang dianggap sebagai perhentian tempat singgah, atau manaazil. 12 bilangan bintang-bintang menurut letak bulan tiap-tiap tahun bergilir keadaannya. Itulah bintang-bintang yang bernama (1) Capriconus, (2) Aquarius, (3) Pisces, (4) Aries, (5) Taurus, (6) Gemini, (7) Cancer, (8) Leo, (9) Virgo, (10) Libra, (11) Scorpio, (12) Sagitarius. Dalam bahasa Arab ke 12 bintang tersebut disebut “Buruj” yang dapat juga diartikan sebagai puri atau benteng tertinggi, tempat persinggahan perjalanan bulan dalam giliran setahun.
Tuhan mengambil sumpah dengan keindahan dan kehebatan “organisasi” atau peraturan perjalanan makhluk di langit, yang dapat juga dinamai “Kerajaan langit”, agar kita meletakkan perhatian kepadanya.

««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»
TAFSIR JALALAIN
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»

(Demi langit yang mempunyai gugusan bintang) yakni bintang-bintang yang dua belas gugusan, sebagaimana yang telah dijelaskan di dalam surah Al-Furqaan.
««•»»
By the heaven of the constellations, the twelve constellations of the planets — as explained in [sūrat] al-Furqān [Q. 25:61];
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»
[AYAT 2]
[KEMBALI]
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»
1of22
Sumber: Yayasan Indonesia Membaca http://www.indonesiamembaca.net
http://www.al-quran-al-kareem.com/id/terjemahan/Tafsir-Jalalayn-indonesian
http://www.altafsir.com/Tafasir.asp?tMadhNo=0&tTafsirNo=74&tSoraNo=85&tAyahNo=1&tDisplay=yes&UserProfile=0&LanguageId=2 
http://al-quran.info/#85:1

Tidak ada komentar:

Posting Komentar