««•»»
Surah Al Buruuj 7
وَهُم عَلىٰ ما يَفعَلونَ بِالمُؤمِنينَ شُهودٌ
««•»»
wahum 'alaa maa yaf'aluuna bialmu/miniina syuhuudun
««•»»
Sedang mereka menyaksikan apa yang mereka perbuat terhadap orang-orang yang beriman.
««•»»
as they were themselves witnesses to what they did to the faithful.
««•»»
Dalam ayat-ayat ini Allah menerangkan bahwa Dia telah membinasakan Najran sebuah kota di Yaman karena penduduknya telah menyiksa dan membunuh orang-orang mukmin yang meninggalkan agama pembesar-pembesar negeri itu, yaitu agama Yahudi dan memeluk agama yang dibawa oleh Nabi Isa a.s dengan memasukkan mereka ke dalam parit-parit yang telah mereka gali dan diberi api yang menyala-nyala. Orang-orang kafir negeri itu duduk sekitar parit-parit itu menyaksikan siksaan dan kekejaman, yang tidak berperikemanusian itu.
Siksaan dan kekejaman itu sebenarnya tidak patut mereka lakukan sebab orang-orang itu tidak mempunyai kesalahan yang besar. Mereka menyiksa itu hanya karena orang-orang mukmin itu beriman kepada Allah Yang Maha Perkasa lagi Maha Terpuji, yang mempunyai kerajaan langit dan bumi serta berkuasa atas semua yang ada pada keduanya dan sungguh tidak ada jalan bagi orang yang zalim itu untuk lari dari kekuasaan-Nya.
Bagi orang-orang mukmin siksaan dan pembunuhan ini hanyalah merupakan cobaan dan ujian yang akan membawa mereka kepada kebahagiaan abadi apabila mereka tetap sabar dengan tetap beriman kepada Allah SWT.
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»
TAFSIR AL AZHAR
OLEH BUYA HAMKA
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»
CERITERA DAN PERISTIWA
Yaitu mereka menggali lobang buat membakar orang-orang yang beriman itu sambil membakar telah duduk di dekat lobang parit tersebut beramai-ramai, “Dan mereka, terhadap apa yang mereka perbuat atas orang-orang yang beriman itu, adalah menyaksikan.”
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»
TAFSIR JALALAIN
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»
(Sedangkan mereka terhadap apa yang mereka perbuat terhadap orang-orang yang beriman) kepada Allah, menyiksa mereka dengan cara melemparkan mereka ke dalam parit yang penuh dengan api itu, jika mereka tidak mau kembali murtad dari imannya (menyaksikan) artinya hadir menyaksikan penyiksaan itu. Menurut suatu riwayat, bahwasanya Allah menyelamatkan orang-orang yang beriman yang dilemparkan ke dalam parit berapi itu, yaitu dengan mencabut nyawa mereka terlebih dahulu sebelum mereka jatuh ke dalam api. Kemudian api itu keluar dari dalam parit dan membakar orang-orang yang berada di sekitarnya, sehingga mereka yang menyaksikan penyiksaan itu mati terbakar.
««•»»
and they themselves, to what they did to those who believed, in God, in the way of torturing them by hurling [them] into the fire when they did not recant their faith, were witnesses, [they were themselves] present [thereat]. It is reported [in a hadīth] that God saved the believers who had been thrown into the fire by taking their souls before they fell into it, and that the fire then rose up and burnt all those [sitting] around it.
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»
•[AYAT 6]•[AYAT 8]•
•[KEMBALI]•
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»
7of22
Sumber: Yayasan Indonesia Membaca http://www.indonesiamembaca.net
http://www.al-quran-al-kareem.com/id/terjemahan/Tafsir-Jalalayn-indonesian
http://www.altafsir.com/Tafasir.asp?tMadhNo=0&tTafsirNo=74&tSoraNo=85&tAyahNo=7&tDisplay=yes&UserProfile=0&LanguageId=2
http://al-quran.info/#85:7
Surah Al Buruuj 7
وَهُم عَلىٰ ما يَفعَلونَ بِالمُؤمِنينَ شُهودٌ
««•»»
wahum 'alaa maa yaf'aluuna bialmu/miniina syuhuudun
««•»»
Sedang mereka menyaksikan apa yang mereka perbuat terhadap orang-orang yang beriman.
««•»»
as they were themselves witnesses to what they did to the faithful.
««•»»
Dalam ayat-ayat ini Allah menerangkan bahwa Dia telah membinasakan Najran sebuah kota di Yaman karena penduduknya telah menyiksa dan membunuh orang-orang mukmin yang meninggalkan agama pembesar-pembesar negeri itu, yaitu agama Yahudi dan memeluk agama yang dibawa oleh Nabi Isa a.s dengan memasukkan mereka ke dalam parit-parit yang telah mereka gali dan diberi api yang menyala-nyala. Orang-orang kafir negeri itu duduk sekitar parit-parit itu menyaksikan siksaan dan kekejaman, yang tidak berperikemanusian itu.
Siksaan dan kekejaman itu sebenarnya tidak patut mereka lakukan sebab orang-orang itu tidak mempunyai kesalahan yang besar. Mereka menyiksa itu hanya karena orang-orang mukmin itu beriman kepada Allah Yang Maha Perkasa lagi Maha Terpuji, yang mempunyai kerajaan langit dan bumi serta berkuasa atas semua yang ada pada keduanya dan sungguh tidak ada jalan bagi orang yang zalim itu untuk lari dari kekuasaan-Nya.
Bagi orang-orang mukmin siksaan dan pembunuhan ini hanyalah merupakan cobaan dan ujian yang akan membawa mereka kepada kebahagiaan abadi apabila mereka tetap sabar dengan tetap beriman kepada Allah SWT.
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»
TAFSIR AL AZHAR
OLEH BUYA HAMKA
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»
CERITERA DAN PERISTIWA
Yaitu mereka menggali lobang buat membakar orang-orang yang beriman itu sambil membakar telah duduk di dekat lobang parit tersebut beramai-ramai, “Dan mereka, terhadap apa yang mereka perbuat atas orang-orang yang beriman itu, adalah menyaksikan.”
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»
TAFSIR JALALAIN
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»
(Sedangkan mereka terhadap apa yang mereka perbuat terhadap orang-orang yang beriman) kepada Allah, menyiksa mereka dengan cara melemparkan mereka ke dalam parit yang penuh dengan api itu, jika mereka tidak mau kembali murtad dari imannya (menyaksikan) artinya hadir menyaksikan penyiksaan itu. Menurut suatu riwayat, bahwasanya Allah menyelamatkan orang-orang yang beriman yang dilemparkan ke dalam parit berapi itu, yaitu dengan mencabut nyawa mereka terlebih dahulu sebelum mereka jatuh ke dalam api. Kemudian api itu keluar dari dalam parit dan membakar orang-orang yang berada di sekitarnya, sehingga mereka yang menyaksikan penyiksaan itu mati terbakar.
««•»»
and they themselves, to what they did to those who believed, in God, in the way of torturing them by hurling [them] into the fire when they did not recant their faith, were witnesses, [they were themselves] present [thereat]. It is reported [in a hadīth] that God saved the believers who had been thrown into the fire by taking their souls before they fell into it, and that the fire then rose up and burnt all those [sitting] around it.
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»
•[AYAT 6]•[AYAT 8]•
•[KEMBALI]•
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»
7of22
Sumber: Yayasan Indonesia Membaca http://www.indonesiamembaca.net
http://www.al-quran-al-kareem.com/id/terjemahan/Tafsir-Jalalayn-indonesian
http://www.altafsir.com/Tafasir.asp?tMadhNo=0&tTafsirNo=74&tSoraNo=85&tAyahNo=7&tDisplay=yes&UserProfile=0&LanguageId=2
http://al-quran.info/#85:7


Tidak ada komentar:
Posting Komentar